Sunday, August 2, 2015

Teruntuk /kamu/.

Malam kerap menghadirkan pertanyaan-pertanyaan.
Akan hal-hal yang tidak kunjung memberikan jawaban.
Akan hal-hal yang tidak kita ketahui.

Namun kadang, bertanya tidak semudah kelihatannya.
Ada sedikit kekhawatiran.
Kalau satu pertanyaan saja, akan merubah banyak hal.
Entah itu bagi yang bertanya, ataupun yang ditanya.

Tetapi,
Bukankah kata memang ada untuk tersusun; menjadi sebuah pesan.
Hanya kadang, tidak semua kata dapat tersusun dengan baik.
Hingga pesan pun tidak sampai.

Some things are better left unsaid.
But some things are better said.
Kita tidak selalu bisa berharap, bahwa yang ingin kita sampaikan akan sampai begitu saja,
Tanpa kita sendiri yang menyampaikan.

Aku memang bukan perangkai kata yang baik.
Bukan pula seorang yang bisa sebegitu bijaknya menyampaikan pesan melalui kata, seperti kamu.
Tapi, semoga kamu selalu mengerti apa yang aku sampaikan.
Maaf,
kalau ini semua dirasa terlalu berlebihan.
Atau dirasa bahwa aku tidak sepatutnya menyampaikan ini semua.
Atau dirasa, bahwa aku tidak menyampaikan itu semua dengan cukup baik.
Yang harus kamu tahu, bahwa aku tidak akan merubah apapun.
Kamu? Itu terserah, bukan urusan orang lain, bahkan aku sekalipun, untuk mengatur apa yang seharusnya kamu lakukan.

Aku hanya berharap. Bahwa semuanya akan selalu baik baik saja.
Entah setelah apa yang telah dilalui.
Ataupun atas apa yang akan kita lalui nantinya.
Semoga kita memang akan selalu baik baik saja.

Terima kasih. 
Untuk selalu melihat semuanya dari sisi yang baik. 
Untuk selalu mengajarkan secara langsung ataupun tidak, bahwa ada hal hal yang perlu aku lihat lebih jauh, dan lebih jauh lagi.

Dan sekali lagi, maaf.

Ketahuilah, bahwa sesungguhnya aku tidak pernah membayangkan ini semua terjadi.
Things are going too far from what i expected.


Last,
May you get something better in return for those good things you gave me.






3 comments: